Dharma Discussion Forum

please join us
Dharma Discussion Forum

Forum Buddhis Indonesia


Apakah umat Buddha berdoa?

Share

beauty
6th Grade
6th Grade

Female Jumlah posting : 283
Points : 830
Join date : 13.06.09
Lokasi : it's a small world

Apakah umat Buddha berdoa?

Post by beauty on Sat Jun 20, 2009 7:41 am

Saya ingin bertanya nih....

1. Apakah umat Buddha berdoa?
2. Klo ya..... kepada siapa doa dipanjatkan?
3. Apakah membaca paritta, menyebut nama Buddha, Boddhisatva, jg termasuk berdoa?
4. Apakah ada gunanya berdoa?

Saya menanyakan hal ini, krn pada umumnya orang sangat membutuhkan "sosok" untuk berkeluh, menangis, memohon, dll.

Mohon pencerahannya....

Tq all.

beware
1st Grade
1st Grade

Jumlah posting : 5
Points : 12
Join date : 24.06.09

Re: Apakah umat Buddha berdoa?

Post by beware on Wed Jun 24, 2009 12:26 pm

Saya coba cawab yaa

1. Apakah umat buddha berdoa?
Kalo maksudnya wajib berdoa pada waktu-waktu tertentu saya gak tau, tapi kalau melakukan doa such as sebelum tidur pasti banyaklah yang melakukannya. Menurut saya
doa itu bagus sih buat kita terlepas dari dikabulin atau tidak doanya, dengan doa
setidaknya kita menyadari keadaan kita saat ini (yang baik maupun yg tidak baik).

2. Klo ya..... kepada siapa doa dipanjatkan?
Kalo saya sih kepada para Budha dan Bodhisatva

3. Apakah membaca paritta, menyebut nama Buddha, Boddhisatva, jg termasuk berdoa?
Kayaknya termasuk doa juga (Must be confirm to more reliable person), alasannya: doa kan merupakan suatu bentuk komunikasi, jadi kayak baca paritta n dll termasuk doa deh..

4. Apakah ada gunanya berdoa?
Nah yang ini mirip-mirip sama No. 1 deh....

CMIIW

co_ols
Admin
Admin

Male Sagittarius Jumlah posting : 1554
Points : 3046
Join date : 31.03.09
Lokasi : JAPAN ( JAkarta PANas )

Re: Apakah umat Buddha berdoa?

Post by co_ols on Wed Jun 24, 2009 1:27 pm

ikutan jawab ahhh

1. Apakah umat buddha berdoa?

kita lihat dulu pengertian doa disini, apakah yg dimaksud doa itu sembahyang, atau puja bakti.

kalau doa=sembahyang maka umat buddha melakukannya karena tradisi berdasarkan kepercayaan nenek moyang. sembahyang sendiri dari kata 'sembah' yang artiya menyembah dan memohon, Buddha Gotama tidak menganjurkan umatnya untuk menggantungkan hidupnya pada mahluk lain. Sang Buddha bersabda:
Semua makhluk Memiliki karmanya sendiri, Mewarisi karmanya sendiri, Lahir dari karmanya sendiri, Berhubungan dengan karmanya sendiri, Terlindung oleh karmanya sendiri.
Apa pun karma yang diperbuatnya, baik atau buruk, itulah yang akan diwarisinya.


kalau doa=puja bakti, tentu umat buddha melakukan puja bakti, kegiatan puja bakti ini sudah dimulai sejak zaman Sang Buddha, pada waktu itu puja bakti dilakukan setiap tanggal 1, 8, 15, dan 22, pada saat itu umat berkesempatan mendengarkan ceramah sang buddha.
Namun krn tgl2 tsb jatuh pada hari yg berbeda dimana manusia sekarang dipenuhi rutinitas kegiatan yg beraneka ragam, akhirnya umat sekarang bersepakat kegiatan puja bakti dilakukan setiap minggu sekali pada hari minggu/sabtu, sedang bagi yg ingin mempertahankan tgl2 tsb umat melakukan puja bakti pada tgl 1 dan 15 saja yg lebih sering dikenal ce it - cap go.

Walaupun Sang Buddha sudah tidak ada, namun kita tetap berkesempatan mendengarkan ceramah dharma, karna sesuai sabda sang Buddha
"setelah aku tiada, jadikan Dharma sebagai gurumu", jadikan Dharma sebagai pelindungmu.

Gunawan
G.M.
G.M.

Male Gemini Rat
Jumlah posting : 76
Points : 370
Join date : 09.05.09
Age : 44
Lokasi : Jakarta

Re: Apakah umat Buddha berdoa?

Post by Gunawan on Thu Jun 25, 2009 11:54 am

beauty wrote:Saya ingin bertanya nih....

1. Apakah umat Buddha berdoa?
2. Klo ya..... kepada siapa doa dipanjatkan?
3. Apakah membaca paritta, menyebut nama Buddha, Boddhisatva, jg termasuk berdoa?
4. Apakah ada gunanya berdoa?

Saya menanyakan hal ini, krn pada umumnya orang sangat membutuhkan "sosok" untuk berkeluh, menangis, memohon, dll.

Mohon pencerahannya....

Tq all.

Coba Jawab yach....

1. Ya...Semua Umat yg Beragama pasti Berdoa. Berdoa adalah Perbuatan Baik yg di lakukan oleh Pikiran.
Berdoa dalam Buddhist sangat Berbeda Dengan Umat Agama lain.
Berdoa Dalam Buddhist Lebih Bersifat INSIDE TO OUTSIDE atau MELEPAS Contoh;
a.Smg Dgn Perbuatan Baik yg telah Saya lakukan smg mangkondisikan Para Leluhur berbahagia
b.Smg Dgn Perbuatan Baik yg telah saya lakukan smg mengkondisikan Para Dewa dan Makhluk yg Tidak Tampak
Berbahagia, Smg mrk bermudita citta.
c.Smg Dgn Perbuatan Baik yg telah saya lakukan dapat mengkondisikan saya Berada Dalam Buddha Sasana.
d.Smg Semua Makhluk Hidup Berbahagia

Contoh OUTSIDE TO INSIDE seperti yg dilakukan oleh Umat agama Lain;
-ya Tuhan Berilah saya dengan Kekayaan,Istri Cantik,Rumah Mewah,Uang Banyak (Penuh dengan minta-minta dan Lobha)
-dan Lain-lain

2. Kalau Saya Berdoa Kpd Diri sendiri Krn Diri sendiri lah adalah Pelindung yg sesungguhnya....Contoh dgn Adhithana
atau Tekad ... Contoh : Semoga Dengan Pengetahuan Dhamma yg telah saya miliki saya dapat menjadi orang yg Baik
Penuh Cinta Kasih , Belas Kasih , Senang Melihat Orang Lain Senang dan Keseimbangan Batin.
Perbuatan Baik yg anda Lakukan lah yg akan Melindungi Anda....Spt yg di sampaikan Guru Cools

3. Membacakan Paritta Suci sama dengan Mendengarkan Khotbah-Khotbah dari sang Buddha dimana semua isi Paritta
adalah Pedoman Hidup. Jika kita mau Mengerti dan Memahami isi dari Parita Suci Tsb dan Dilaksanakan maka bagi
yg melaksanakan akan mendapatkan Berkah.

4. Sangat Berguna Sekali....Berarti Anda Telah Melakukan Karma Baik Melalui Pikiran....Sudah tentu kalau Pikiran
anda Positif maka Otomatis Ucapan dan Perbuatan anda akan Positif.....

Note : lakukan Doa Setiap hari...tentunya Dengan Pengertian bahwa Doa Tsb harus Mengikis Keserakahan, Kebencian
dan Kebodohan Batin.

Semoga Dengan Penjelasan Yang Sederhana dan Singkat ini dapat Bermanfaat.

Mettacittena
Gunawan

co_ols
Admin
Admin

Male Sagittarius Jumlah posting : 1554
Points : 3046
Join date : 31.03.09
Lokasi : JAPAN ( JAkarta PANas )

Re: Apakah umat Buddha berdoa?

Post by co_ols on Thu Jun 25, 2009 2:08 pm

beauty wrote:
Saya menanyakan hal ini, krn pada umumnya orang sangat membutuhkan "sosok" untuk berkeluh, menangis, memohon, dll.
ketika manusia untuk pertama kalinya di 'brojol' dari kandungan ibunya, maka sosok yang dibutuhkannya adalah seorang bidan/dokter karna si ibu tidak mungkin pada saat itu juga sanggup melakukan semuanya, bidan yg memotong ari2nya lalu memandikan dan membersihkannya, tetapi apakah tanpa bidan dan dokter si bayi tidak mungkin hidup?

setelah itu manusia membutuhkan sosok ibunya untuk merawat dan membesarkannya, maka dalam hal ini manusia jelas bergantung pada ibunya, namun setelah dewasa apakah manusia akan trus selalu bergantung pada sosok ibunya?

bagi sebagian orang bukan tidak mungkin akan terus bergantung pada sosok ibunya dalam segala hal, namun bagi yang mandiri sejak masih remaja pun ia sudah tidak lagi bergantung pada ibunya malah sebaliknya ia akan membantu meringankan tugas2 ibunya dan tidak lagi membebani ibunya.

Untuk hal yg sama, bila kita sudah cukup dewasa dan sudah bisa mandiri, lalu mengapa kita harus selalu bergantung pada "sosok" di "atas sana"
Kalau kita membutuhkan "sosok" untuk berkeluh kesah dan menangis, ada banyak sosok disekeliling kita, kita bisa berdiskusi pada ayah dan ibu, bila ayah dan ibu kita anggap tidak bisa membantu memecahkan masalah kita bisa curhat pada sahabat yg bisa kita percaya. Dan tentunya kita juga bisa curhat di berbagai forum seperti di forum ini. Kalau kita curhat dengan sosok yg berwujud maka kita akan mendapatkan masukan2 sehingga kita bisa menganalisa dan mengevaluasinya, sedangkan bila kita curhat sama dewa dan sama Tuhan (personal) maka kita sama juga curhat sama buku harian (Diari), kita hanya bisa curhat dan berkeluh kesah namun tak ada yg bisa kita evaluasi, kita hanya berkutat pada pemikiran kita sendiri sehingga kita hanya berpikir disitu2 saja, buntu dan mentok.

Lalu apakah kita tidak boleh memohon pada dewa atau pada Tuhan (personal)?
boleh2 saja tidak ada yang melarang, Sang Buddhapun hanya menganjurkan untuk tidak perlu melakukan tapi tidak melarang, tapi kalau kita selalu memohon itu menandakan kalau kita belumlah mandiri, kita masih seperti anak kecil yg memiliki kebiasaan minta ini dan minta itu, kalau keinginannya dikabulkan senengnya minta ampun tapi kalo ga dikabulkan ngambek hehehehhh Very Happy

yusuf
5th Grade
5th Grade

Jumlah posting : 246
Points : 910
Join date : 22.10.09

Re: Apakah umat Buddha berdoa?

Post by yusuf on Tue Dec 01, 2009 8:23 pm

namo buddhaya,Apakah umat Buddha berdoa?sangat tergantung dari individunya, kalau saya ya.
Klo ya..... kepada siapa doa dipanjatkan? kepada para buddha, para bodhisatva dan kepada semua mahluk suci.
Apakah membaca paritta, menyebut nama Buddha, Boddhisatva, jg termasuk berdoa?ya
Apakah ada gunanya berdoa?sangat berguna, hanya pengalaman pribadi yg bisa menjawab ini.tdk bisa dilukiskan dgn kata2.
Saya menanyakan hal ini, krn pada umumnya orang sangat membutuhkan "sosok" untuk berkeluh, menangis, memohon, dll.
suatu hal yg sangat wajar, sayapun masih seperti itu, jadi wajar saja,semoga penjelasan ini dpt membantu, sadhu3.

Sponsored content

Re: Apakah umat Buddha berdoa?

Post by Sponsored content Today at 1:51 pm


    Waktu sekarang Sat Dec 10, 2016 1:51 pm