Dharma Discussion Forum

please join us
Dharma Discussion Forum

Forum Buddhis Indonesia


Penanganan Gagal Ginjal

Share

co_ols
Admin
Admin

Male Sagittarius Jumlah posting : 1554
Points : 3046
Join date : 31.03.09
Lokasi : JAPAN ( JAkarta PANas )

Penanganan Gagal Ginjal

Post by co_ols on Tue Jun 02, 2009 12:08 pm

Sekitar 90 persen penderita gagal ginjal di Indonesia belum tertangani dengan baik. Budaya asuransi di negara ini masih rendah. Padahal, biaya pengobatan gagal ginjal sangat besar dan harus dilakukan seumur hidup. Akibatnya, karena alasan biaya, banyak penderita gagal ginjal tidak menjalani pengobatan sebagaimana mestinya. Faktor lain, tidak banyak perusahaan asuransi yang bersedia menanggung pengobatan penderita gagal ginjal.

Dalam talkshow Hidup Produktif dengan Ginjal Sehat di radio JJFM, Kamis (27/9), dr Djoko Santoso SpPD K-GH PhD menjelaskan bahwa gagal ginjal dapat terjadi secara mendadak akibat pendarahan liver, luka bakar, dan kolera. Sedangkan gagal ginjal kronik timbul akibat, antara lain, kebiasaan minum obat pereda nyeri, mengidap diabetes, darah tinggi, dan penyakit seperti lupus. Gagal ginjal kronik terbagi dalam lima tahap. Pada tahap kelima, kemampuan ginjal menyaring darah tinggal 15 persen dan harus digantikan ginjal buatan.

"Umumnya ginjal buatan disebut cuci darah. Bila penderita tidak melakukan cangkok ginjal, cuci darah harus dilakukan seumur hidup. Minimal dua kali seminggu dengan durasi 4-5 jam setiap kali cuci darah,” ujar dr Djoko.

Cuci darah dibedakan menjadi cuci darah mesin dan cuci darah mandiri. Cuci darah dengan mesin harus dilakukan di rumah sakit. Sedangkan cuci darah mandiri dilakukan sendiri oleh penderita. Sebelumnya, di perut penderita dibuat sebuah lubang dan dipasangkan selang halus untuk jalan keluar-masuk cairan pembersih.

Biaya sekali cuci darah di Indonesia Rp 700-900 ribu. Sedangkan di luar negeri lebih mahal. Di Singapura, misalnya, Rp 1,75 juta sedangkan di Tokyo malahan mencapai Rp 3,5 juta. Biaya tersebut belum termasuk tindakan tambahan seperti transfusi darah. (lee)

co_ols
Admin
Admin

Male Sagittarius Jumlah posting : 1554
Points : 3046
Join date : 31.03.09
Lokasi : JAPAN ( JAkarta PANas )

Re: Penanganan Gagal Ginjal

Post by co_ols on Tue Jun 02, 2009 12:10 pm

Cangkok Ginjal menjadi solusi terbaik

Banyak orang masih menganggap cuci darah merupakan solusi masalah gagal ginjal. Padahal, cuci darah hanya menyelesaikan masalah gagal ginjal yang bersifat mekanik. Cuci darah alias hemodialisis tidak bisa menggantikan masalah metabolik.

"Solusi total terhadap penderita gagal ginjal adalah menjalani cangkok ginjal. Masalahnya, cangkok ginjal tidak mudah dilakukan. Selain ketersediaan dana, ada syarat-syarat yang harus dipenuhi pendonor maupun resipien (penderita gagal ginjal yang akan menerima ginjal baru, red.)," ujar dr Djoko.

Pendonor dan resipien tidak boleh mengidap TBC, tumor, dan kanker. Infeksi yang bersifat kronis di daerah pembuluh darah pantang terjadi. Karies gigi yang sepintas tak berhubungan dengan ginjal pun harus dibersihkan.

Idealnya, lanjut Djoko, pendonor memiliki hubungan darah dengan resipien agar reaksi penolakan tubuh terhadap kehadiran ginjal baru tidak terlalu besar. Donor ginjal yang merupakan saudara kembar dari resipien merupakan alternatif terbaik.

Setelah pendonor yang sesuai ditemukan, resipien wajib di-screening. Mulai dari ujung rambut hingga ujung kaki mesti diperiksa. "Persiapan harus benar-benar bagus karena saat ginjal pendonor masuk ke tubuh penderita, tubuh akan mengenalinya sebagai benda asing dan spontan memberikan reaksi penolakan,” papar Dr. Djoko.

Untuk meminimalkan reaksi penolakan oleh tubuh, penderita yang baru saja menjalani cangkok harus mengonsumsi obat tertentu. Obat itu wajib diminum seumur hidup dengan dosis disesuaikan dengan kondisi penderita.

Untuk menjaga agar ginjal barunya tetap prima, selain mengonsumsi obat, penderita idealnya bergaya hidup sehat. Di antaranya, berolah raga teratur, menjaga pola makan, dan mengatur keseimbangan antara waktu istirahat dan bekerja.

Di sisi pendonor, tidak ada dampak kesehatan yang akan timbul. Beban psikislah yang lebih mungkin muncul. Karena itu, biasanya ada psikiater yang mendampinginya.

"Mengingat pencangkokan ginjal adalah operasi yang kompleks, yang terlibat bukan hanya dokter ahli ginjal. Ada juga dokter ahli jiwa, THT, urologi, gigi, psikiater, bahkan ahli hukum," papar Djoko.

Biaya cangkok ginjal di dalam negeri saat ini Rp 250-300 juta. Biaya itu belum termasuk obat-obat pascaoperasi yang mencapai Rp 4 juta per bulan. Biaya pencangkokan bisa membengkak hingga enam kali lipat bila dilakukan di luar negeri. Kecuali, di China yang untuk kelas-kelas tertentu cangkok ginjal "hanya" menghabiskan biaya Rp 200 juta. (lee)

co_ols
Admin
Admin

Male Sagittarius Jumlah posting : 1554
Points : 3046
Join date : 31.03.09
Lokasi : JAPAN ( JAkarta PANas )

Re: Penanganan Gagal Ginjal

Post by co_ols on Tue Jun 02, 2009 12:13 pm

Tetap Produktif dengan Satu Ginjal

Pada umumnya manusia mempunyai dua ginjal. Namun, ada juga manusia yang harus hidup dengan satu ginjal. Penyebabnya bisa karena ia dilahirkan hanya dengan satu ginjal. Bisa pula lantaran ia kehilangan satu ginjalnya akibat penyakit, kecelakaan, atau didonorkan kepada orang lain.

"Kalau bisa memilih, lebih enak hidup dengan dua ginjal. Tetapi kadang dalam hidup ini terjadi hal yang tidak terduga dan kita harus menerima kenyataan kehilangan satu ginjal," kata dr Djoko.

Ia mengingatkan agar setiap orang harus selalu memperhatikan kondisi ginjalnya. Jangan sembarangan minum obat kecuali atas petunjuk dokter. Berolah raga teratur, menjaga berat badan ideal, dan minum dua liter air putih setiap hari wajib dilakukan. Untuk pengidap diabetes dan darah tinggi, mereka harus mengendalikan kadar gula dan tekanan darah.

"Intinya, hidup dengan satu atau dua ginjal tak ada bedanya. Seseorang yang hidup dengan satu ginjal tidak memerlukan perlakuan khusus. Apa yang dianjurkan dan dilarang untuk manusia dengan dua ginjal berlaku pula untuk seseorang yang hidup dengan satu ginjal," tegas dr Djoko.

Dijelaskan, meskipun air merupakan bahan baku bagi metabolisme tubuh, terlalu banyak air justru berakibat buruk bagi tubuh. Kelebihan air dalam tubuh akan menyebabkan intoksifikasi air yang berdampak negatif terhadap organ-organ tubuh. Ginjal kelebihan beban sehingga menyebabkan kelelahan dan perubahan daya larut. Akibat lain, sel otak terpengaruh dan berujung pada sulit berkonsentrasi dan mudah pusing. Paru-paru juga bisa tergenang air sehingga menimbulkan sesak napas.

co_ols
Admin
Admin

Male Sagittarius Jumlah posting : 1554
Points : 3046
Join date : 31.03.09
Lokasi : JAPAN ( JAkarta PANas )

Re: Penanganan Gagal Ginjal

Post by co_ols on Tue Jun 02, 2009 12:48 pm

Batasi Kalium, Natrium, dan Fosfat

Agar kerusakan ginjal tidak semakin parah, makanan yang dikonsumsi penderita penyakit ginjal kronik harus benar-benar diperhatikan. Apalagi, ada beberapa zat makanan yang justru membahayakan penderita.
"Yaitu, kalium, natrium, dan fosfat. Kalium biasanya terdapat di daging, kaldu, dan buah-buahan, terutama anggur, mangga, pisang raja," kata dr Djoko Santoso SpPD K-GH PhD dalam talkshow Hidup Produktif dengan Ginjal Sehat di radio JJFM, Kamis (1/11).

Sedangkan fosfat ada di, antara lain, susu, keju, cokelat, es krim, telur, dan makanan laut. Dalam keadaan normal, fosfat diperlukan untuk perpindahan energi dan saraf. Kerusakan ginjal menyebabkan penumpukan fosfat di dalam tubuh. Fosfat yang tidak dapat dibuang itu akan mengerak dan menumpuk di bawah kulit. Hal tersebut menyebabkan gatal-gatal dan infeksi pada kulit.

Penderita penyakit ginjal kronik yang sudah termasuk dalam kategori berat dan menjalani cuci darah sama sekali tak boleh mengonsumsi buah. Sedangkan penderita kategori sedang masih diperkenankan mengonsumsi buah yang rendah kalium. "Makan pisang boleh, asalkan bukan pisang raja. Lebih baik lagi bila mengonsumsi pisang rebus yang air rebusannya dibuang dulu," ungkap dr Djoko.

Makanan-minuman lain yang termasuk daftar hitam bagi penderita penyakit ginjal, di antaranya, makanan asin, minuman ringan (soft drink), dan semua makanan yang mengandung penyedap rasa atau vetsin, zat pengawet, maupun garam.

"Penderita penyakit ginjal hendaknya selalu mengontrol penggunaan garam dapur. Boleh memakai sedikit garam, asalkan masakan jangan sampai terasa asin," tukasnya.

Bila masakan terasa asin, berarti garam yang digunakan sekitar enam gram. Padahal, penderita penyakit ginjal hanya diperbolehkan mengonsumsi dua gram garam sehari. (lee)

co_ols
Admin
Admin

Male Sagittarius Jumlah posting : 1554
Points : 3046
Join date : 31.03.09
Lokasi : JAPAN ( JAkarta PANas )

Re: Penanganan Gagal Ginjal

Post by co_ols on Tue Jun 02, 2009 12:52 pm

Air Sumur dan PDAM Bahayakan Kesehatan

Meminum dua liter air putih setiap hari merupakan salah satu cara untuk menjaga kesehatan ginjal. Namun, bila air yang dikonsumsi mengandung zat-zat tertentu, bukan mustahil kesehatan justru terganggu.
"Zat yang terkandung di dalam air berbeda-beda, bergantung sumbernya. Umumnya air yang kita minum berasal dari sumur, PDAM, dan air minum dalam kemasan.

Air sumur mengandung kalium dan magnesium yang tidak baik untuk kesehatan ginjal. Bila penderita penyakit ginjal kronik mengonsumsinya, bukan mustahil terjadi mual-mual, nyeri di sekujur tubuh, dan muntah hebat.

Sedangkan air PDAM yang paling banyak digunakan masyarakat memiliki kandungan alumunium yang sangat tinggi. Padahal, proses pengeluaran alumunium sangat bergantung pada ginjal. Bila fungsi ginjal terganggu akan terjadi penumpukan aluminium yang membebani kerja ginjal. Tidak hanya itu. Endapan alumunium akan menutup pori-pori yang akhirnya bakal menghancurkan darah.

Dengan kondisi seperti itu, mengonsumsi air minum dalam kemasan sementara ini adalah pilihan terbaik. Sebab, kandungan air minum dalam kemasan tak terkontaminasi. "Ambillah air dari sumber yang tak tercemar," tandas dr Djoko.

Dijelaskannya, air sangat penting bagi kesehatan manusia. Selain berfungsi untuk metabolisme, air merupakan penunjang lubrikasi. Air juga menjadi pengantar nutrisi yang mendistribusikan zat-zat gizi dari makanan ke seluruh tubuh melalui darah Sekitar 60 persen berat tubuh manusia terdiri atas air. Tetapi, jangan salah. Walaupun penting bagi kesehatan ginjal, meminum terlalu banyak air akan membuat ginjal bekerja terlalu keras. Bukan mustahil akan terjadi paru-paru "tenggelam". (lee)

co_ols
Admin
Admin

Male Sagittarius Jumlah posting : 1554
Points : 3046
Join date : 31.03.09
Lokasi : JAPAN ( JAkarta PANas )

Re: Penanganan Gagal Ginjal

Post by co_ols on Tue Jun 02, 2009 12:53 pm

Pantau Malnutrisi dengan Timbang Badan

Penderita penyakit ginjal kronik biasanya akan mengalami malnutrisi. Nutrisi yang masuk di bawah normal alias tidak proporsional. Hal itu terjadi karena nafsu makan penderita penyakit ginjal kronik berkurang. Padahal, di saat bersamaan, pembongkaran sel tetap berlangsung.

"Ujung-ujungnya pembongkaran di dalam tubuh lebih besar daripada pembangunan yang terjadi. Akhirnya metabolisme berjalan tak seimbang dan terjadilah malnutrisi," kata dr Djoko Santoso SpPD K-GH PhD dalam talkshow Hidup Produktif dengan Ginjal Sehat di radio JJFM, Kamis (6/12).

Malnutrisi bisa dipantau dengan cara menimbang berat badan penderita. Namun, cara ini tidak sepenuhnya efektif. Terutama bila telah terjadi penumpukan air dalam tubuh sehingga berat badan yang terukur adalah berat badan semu.

"Bila kondisinya sudah seperti itu, langkah terbaik adalah melihat catatan perubahan berat badan selama enam bulan terakhir. Mulai dari sebelum penumpukan air hingga berat badan terkini dibandingkan," jelas dr Djoko.

Cara lain dengan mengamati kapasitas aktivitas penderita. Kalau penderita masih dapat beraktivitas seperti biasa, berarti malnutrisi masih pada tahap ringan. Semakin berkurang aktivitasnya, semakin berat malnutrisi yang terjadi. Pada tahap terberat, penderita hampir tidak bisa duduk. (lee)

xamthoneplus27
New Member
New Member

Male Scorpio Goat
Jumlah posting : 1
Points : 1
Join date : 02.11.11
Age : 25
Lokasi : jawabarat

Re: Penanganan Gagal Ginjal

Post by xamthoneplus27 on Wed Nov 02, 2011 10:08 am

Biasanya gejala-gejala yang menyertai gagal ginjal adalah :

Terlalu sering buang air kecil atau sebaliknya
Jarang buang air
Hilangnya nafsu makan
Kehausan
Mual dan muntah
Kehilangan berat badan
Pusing
Adanya pembengkakan pada area mata, kaki, dan tangan
Kulit gatal
Kulit jadi kekuning-kuningan/coklat
Urin keruh atau berubah warna menjadi seperti teh

(Untuk mendapatkan hasil yang akurat sebaiknya di uji lab )

untuk pemesanan obat gagal ginjal bisa hubungi:0853.2389.0107

Sponsored content

Re: Penanganan Gagal Ginjal

Post by Sponsored content Today at 9:01 pm


    Waktu sekarang Thu Dec 08, 2016 9:01 pm