Dharma Discussion Forum

please join us
Dharma Discussion Forum

Forum Buddhis Indonesia


Gangguan Ginjal Mungkin tanpa Gejala

Share

co_ols
Admin
Admin

Male Sagittarius Jumlah posting : 1554
Points : 3046
Join date : 31.03.09
Lokasi : JAPAN ( JAkarta PANas )

Gangguan Ginjal Mungkin tanpa Gejala

Post by co_ols on Tue Jun 02, 2009 11:45 am

Gangguan terhadap fungsi ginjal mungkin terjadi tanpa gejala dan hanya bisa dideteksi melalui tes urine. Karena itu, tak ada salahnya seseorang melakukan tes urine untuk mengetahui kondisi ginjalnya.
Hal itu diungkapkan ahli ginjal dr Djoko Santoso SpPD K-GH PhD dalam bagian kedua rangkaian talkshow "Hidup Produktif dengan Ginjal Sehat" di radio JJFM, Kamis (13/09/2008).

Ia mengungkapkan, banyak orang jarang melakukan tes urine karena merasa tubuhnya sehat. Akibatnya, ketika suatu ketika ginjalnya diketahui bermasalah, kondisinya sudah terlanjur parah.

"Langkah terbaik ialah melakukan tes urine secara rutin setiap enam bulan. Waspadai juga gejala-gejala dini penyakit ginjal. Di antaranya, sulit konsentrasi, mual, urine berbuih, sukar tidur walaupun mengantuk, lemas, dan kaki bengkak," kata dr Djoko.

Seseorang lebih berisiko mengidap penyakit ginjal kronik bila memiliki garis keturunan penyakit ginjal, menderita diabetes, obesitas, atau hipertensi. Faktor lain, misalnya, perokok, sering sakit persendian, asam urat tinggi, batu ginjal, dan sering mengonsumsi obat-obatan pengurang rasa nyeri.

"Semakin banyak seseorang memiliki faktor-faktor risiko di atas, semakin besar kemungkinannya ia terkena penyakit ginjal kronik," tegas dokter yang menuntaskan pendidikan S-3 di Jepang itu.

Sebagian faktor risiko penyakit ginjal kronik tak dapat dihindari atau dikoreksi. Misalnya, keturunan, umur, ras, dan gender. "Semakin tua usia, semakin besar potensi terkena penyakit ginjal. Di Indonesia, penyakit ginjal lebih banyak diderita oleh pria. Hal-hal seperti itu tidak dapat dikoreksi," ujarnya.

Namun, ada pula faktor risiko yang bisa dihindarkan atau dikoreksi. Kebiasaan merokok dan mengalami asam urat tinggi, contohnya, dapat diminimalkan.

Menurutnya, secara umum ada beberapa langkah yang dapat dilakukan setiap orang untuk menjaga agar ginjalnya tetap sehat. Yakni:
- tidur cukup setidaknya 6-7 jam per hari,
- minum air putih dua liter per hari
- berolah raga teratur, dan
- mengonsumsi nutrisi yang seimbang.

Bila menderita penyakit yang termasuk faktor risiko penyakit ginjal kronik, misalnya hipertensi dan diabetes, penyakit tersebut harus segera ditangani.

co_ols
Admin
Admin

Male Sagittarius Jumlah posting : 1554
Points : 3046
Join date : 31.03.09
Lokasi : JAPAN ( JAkarta PANas )

Re: Gangguan Ginjal Mungkin tanpa Gejala

Post by co_ols on Tue Jun 02, 2009 11:49 am

Minum Dua Liter agar Ginjal Sehat

Semua orang tahu bahwa ginjal merupakan organ penting manusia. Tetapi, tak banyak orang yang mengenal ginjal dengan mendalam. Dimulai 6 September lalu, setiap Kamis pukul 18.00-19.00 ahli ginjal dan penyakit dalam dr Djoko Santoso SpPD K-GH PhD tampil dalam talkshow Hidup Produktif dengan Ginjal Sehat di radio JJFM. Beragam hal seputar ginjal dibahas dalam acara tersebut.

Pada sesi Mengenal Ginjal Kita, dr Djoko memaparkan bahwa manusia normal mempunyai dua ginjal. Satu terletak di bagian belakang pinggang kanan, satu lainnya di kiri. Bentuk ginjal seperti kacang merah. Ukurannya satu kepalan tangan.

"Meskipun tidak besar, kontribusi ginjal terhadap tubuh kita amat luar biasa. Ginjal yang sehat memungkinkan kita bangun tidur dengan tubuh segar dan lancar beraktivitas," ujarnya.

Ginjal bertugas menyaring dan mengeluarkan racun maupun kelebihan mineral dari dalam tubuh melalui urine. Ginjal juga berfungsi mengatur tekanan darah. Gangguan pada ginjal dapat menyebabkan tekanan darah tinggi.

Fungsi lain ginjal adalah mengeluarkan hormon untuk menunjang pembentukan sel darah merah dan menetralkan sifat asam makanan yang dikonsumsi manusia. Bila ginjal terganggu, maka fungsi seluruh organ tubuh akan terganggu.

Supaya ginjal tetap sehat, idealnya setiap orang minum air putih dua liter per hari. Air putih bersifat netral sehingga jauh lebih baik daripada mengonsumsi softdrink.

Mengapa dua liter per hari? "Setiap hari tubuh kita rata-rata mengeluarkan 1500 cc air dalam bentuk keringat, napas, dan urine. Jumlah itu harus digantikan agar kerja ginjal tidak terganggu," ungkap dr Djoko.

Repotnya, lanjut ia, individu yang bekerja di ruangan ber-AC tidak merasa haus. Akibatnya mereka sering kurang minum. Padahal meski tidak merasa haus, kebutuhan setiap orang atas air minum sebenarnya sama. (lee)

    Waktu sekarang Sun Dec 11, 2016 7:17 am