Dharma Discussion Forum

please join us
Dharma Discussion Forum

Forum Buddhis Indonesia


Jamur yang Disarankan Dikonsumsi

Share

yusuf
5th Grade
5th Grade

Jumlah posting : 246
Points : 910
Join date : 22.10.09

Jamur yang Disarankan Dikonsumsi

Post by yusuf on Fri Nov 20, 2009 6:44 pm

Jamur sangat populer dalam dunia kuliner. Keunikan rasanya dapat menyempurnakan berbagai jenis masakan. Ditambah, kandungan zat gizinya pun cukup beragam. Inilah beragam jamur yang disarankan ahli untuk dikonsumsi.

Jamur Shitake
Teksturnya agak kenyal seperti daging, sehingga dinobatkan sebagai jamur favorit. Penelitian yang dilakukan American Chemical Society menyatakan, jamur shitake adalah sumber utama L-ergothioneine, sejenis antioksidan yang kuat. Tingginya kadar L-ergothioneine pada shitake bahkan mengalahkan hati ayam dan inti gandum (wheat germ). Sebelumnya, dua jenis bahan makanan itu diyakini sebagai makanan diet yang kaya akan L-erghothioneine. Shitake sangat nikmat bila digoreng atau dimasak sup.

Jamur Enoki
Profesor Phan Hwai Chong dari Yang Ming Research Center, Taiwan menyatakan bahwa jamur enoki mampu membunuh sel kanker dalam tubuh hingga 95%. Pilih jamur enoki yang berwarna putih pucat dan agak keras. Enoki dapat bertahan hingga 1 minggu jika disimpan dalam kulkas. Sebelum diolah, rendam di dalam air terlebih dahulu. Agar tetap garing, jangan memasaknya lebih dari 3 menit.

Jamur Tiram
Dapat digunakan sebagai pengobatan alami, pengganti obat-obatan statin. Statin adalah jenis obat yang berfungsi untuk menurunkan kadar kolesterol pada orang yang memiliki risiko terkena penyakit kardiovaskular. Teksturnya yang lembut dan mudah menyerap bumbu, cocok dimasak dengan ayam dan seafood.

Jamur Kancing
Berbagai faedah kesehatan dapat diperoleh dari jamur kancing. Menurut penelitian City of Hope National Medical Center, jamur kancing mampu menghambat pembentukan enzim aromatase. Enzim ini merupakan enzim pemicu estrogen, penyebab meningkatnya risiko kanker payudara. Jamur kancing juga mengandung selenium, riboflavon, niacin, potasium, vitamin D, dan tembaga yang bermanfaat sebagai pembentuk hemoglobin pada sel darah merah. Jamur jenis ini sering dijadikan sebagai topping (taburan) untuk pizza.

Jamur Shimeji
Jamur shimeji adalah jenis jamur yang harus dimasak agar cita rasanya yang manis dan renyah bisa keluar. Dapat diolah menjadi sup, direbut, atau digoreng dengan mentega.

Jamur Portobello
Di Italia Utara, jamur ini disebut juga cappellone. Artinya, topi besar. Teksturnya tebal dan pada, sering dijadikan pengganti daging oleh para vegetarian. Portobello yang telah matang dan dibekukan dalam freezer, dapat bertahan hingga berbulan-bulan. Jamur portobello lebih enak bila dipanggang atau dibakar. Atau, digunakan sebagai pengganti daging isi burger.

co_ols
Admin
Admin

Male Sagittarius Jumlah posting : 1554
Points : 3046
Join date : 31.03.09
Lokasi : JAPAN ( JAkarta PANas )

Re: Jamur yang Disarankan Dikonsumsi

Post by co_ols on Mon Nov 30, 2009 5:54 pm

Cara Sederhana Mengenal Jamur Liar Beracun


BAGAIMANA membedakan jenis jamur yang dapat dimakan dan tidak membahayakan, dengan jenis lain yang membahayakan atau beracun? Terus terang jika hanya berdasarkan kepada bentuk, sifat, dan keadaannya, sangat sukar untuk membedakan jenis jamur beracun (membahayakan) dan tidak. Walau begitu, ada beberapa ketentuan yang sejauh ini dapat dijadikan pegangan untuk menentukan jenis jamur beracun dan tidak, dengan catatan ketentuan ini tidak dapat dijadikan pegangan yang 100% benar.

Beberapa ketentuan yang dapat dijadikan dasar pegangan dimaksud antara lain adalah tanda-tanda umum jamur beracun:

1. Jenis jamur beracun pada umumnya memunyai warna yang mencolok semisal merah-darah, hitam-legam, biru-tua ataupun warna-warna lainnya. Walaupun ada pula jenis jamur beracun yang memunyai warna terang (kuning muda) atau putih, dan jamur yang dapat dimakan berwarna gelap, semacam warna cokelat-tua.

2. Jenis jamur beracun dapat menghasilkan bau yang menusuk hidung, seperti bau telur busuk ataupun bau amoniak.

3. Jenis jamur beracun memunyai cincin atau cawan. Walaupun ada yang sebaliknya, seperti jamur-merang memunyai cawan dan jamur kompos memunyai cincin, tetapi tidak termasuk jamur beracun.

4. Jenis jamur beracun umumnya tumbuh pada tempat yang kotor, tempat pembuangan sampah, kotoran kandang, dan sebagainya. Walaupun untuk penanaman dan pemeliharaan jamur kompos justru dipakai kotoran kandang/kotoran kuda.

5. Kalau jenis jamur beracun dikerat pisau yang terbuat dari perak, atau dikerat pisau biasa kemudian benda perak didekatkan kepada keratan tadi, maka pada benda perak terbentuk warna hitam atau biru. Hal itu menandakan jamur tersebut beracun.

6. Jenis jamur beracun cepat sekali berubah warna, misalnya dari warna putih ke warna gelap kalau dimasak atau dipanaskan.

7. Ada kebiasaan yang turun-temurun di antara petani di desa untuk menentukan apakah jamur beracun atau tidak, dengan jalan memepeskan bersama nasi putih. Kalau kemudian warna nasi berubah menjadi warna gelap, menandakan jamur itu termasuk jenis jamur beracun.

8. Di banyak negara Eropa dan Amerika, banyak pemburu jamur yang sengaja membawa babi terlatih untuk membedakan jenis jamur beracun dan tidak. Cara lain yang dianjurkan kalau menemukan jenis jamur dan ingin mengetahui apakah termasuk jenis beracun atau tidak, adalah dengan menanyakan kepada penduduk setempat. Karena biasanya penduduk setempat sedikit banyak akan mengetahuinya, atau dapat memberikan penjelasannya.


Terakhir diubah oleh co_ols tanggal Mon Nov 30, 2009 5:59 pm, total 1 kali diubah

co_ols
Admin
Admin

Male Sagittarius Jumlah posting : 1554
Points : 3046
Join date : 31.03.09
Lokasi : JAPAN ( JAkarta PANas )

Re: Jamur yang Disarankan Dikonsumsi

Post by co_ols on Mon Nov 30, 2009 5:55 pm

Keracunan karena jamur

* Keracunan akibat mengonsumsi jamur memunyai beberapa gejala.

Keracunan karena muskarin, maka setelah 5-10 menit, si pemakan akan mengeluarkan air mata, peluh atau ludah, kemudian diikuti dengan penyempitan pupil mata. Gejala lebih lanjutnya berupa sesak nafas, buang air, pusing, lemah kolaps dan koma, dan diikuti oleh kejang-kejang dan akhirnya meninggal.

* Keracunan karena racun lainnya, yaitu setelah 4-6 jam mengonsumsi, si pemakan akan menjadi haus, sakit perut yang hebat, muntah-muntah dan banyak mengeluarkan berak encer (muntaber). Lama-kelamaan akan menjadi shock dan akhirnya dapat menimbulkan kematian.

co_ols
Admin
Admin

Male Sagittarius Jumlah posting : 1554
Points : 3046
Join date : 31.03.09
Lokasi : JAPAN ( JAkarta PANas )

Re: Jamur yang Disarankan Dikonsumsi

Post by co_ols on Mon Nov 30, 2009 7:34 pm

Cara mengatasi keracunan jamur

Tentunya dengan adanya gejala di atas setelah makan jamur, paling aman meminta bantuan yang berwenang, dokter atau paramedis yang ditunjuk. Karena dokter lalu akan melakukan usaha simtomatik atau suportif, dengan memberikan thiosulfas natrikus.

Untuk penderita yang shock dapat pula diberikan larutan garam fisiologis (0,85% NaCl), sedang untuk penderita yang gawat dapat juga diberikan suntikan 0,25 mg antropin secara intra-muskular atau kalau mungkin per-oral.

Sering pula digunakan obat penawar yang sifatnya universal yang terdiri dari dua bagian arang kayu (dapat diganti dengan bakaran roti atau beras sampai hangus), satu bagian garam inggris, dua bagian asam tannin (dapat pula diganti dengan teh-keras/kental). Satu sendok campuran di atas kemudian diseduh di dalam satu gelas air masak, dan diminum.

sumber: situshijau.co.id/tulisan.php?act=detail&id=533&id_kolom=2

Sponsored content

Re: Jamur yang Disarankan Dikonsumsi

Post by Sponsored content Today at 9:01 pm


    Waktu sekarang Thu Dec 08, 2016 9:01 pm