Dharma Discussion Forum

please join us
Dharma Discussion Forum

Forum Buddhis Indonesia


Ketuhanan Dalam Agama Buddha

Share

co_ols
Admin
Admin

Male Sagittarius Jumlah posting : 1554
Points : 3046
Join date : 31.03.09
Lokasi : JAPAN ( JAkarta PANas )

Ketuhanan Dalam Agama Buddha

Post by co_ols on Mon May 18, 2009 2:05 am

Ketuhanan Yang Maha Esa dalam agama Buddha berdasarkan penuturan Buddha Sakyamuni yang terdapat dalam Sutta Pitaka, Udana VIII:3

Atthi Ajatam Ahutam Akatam Asamkhatam”, yang artinya ‘Suatu yang tidak dilahirkan, tidak dijelmakan, dan yang tidak diciptakan, suatu yg mutlak'.

Ketuhanan Yang Maha Esa dalam agama Buddha sering disebut Adi Buddha, Ia adalah asal usul dari batin universal (Universal Mind) yang ada dengan sendirinya dan yang tak berasal muasal.

Adi Buddha adalah Tuhan Yang Maha Esa, bukan Tuhan sang Pencipta (God Creator), juga bukan Tuhan dengan berbagai macam atribut yang menyertainya.

co_ols
Admin
Admin

Male Sagittarius Jumlah posting : 1554
Points : 3046
Join date : 31.03.09
Lokasi : JAPAN ( JAkarta PANas )

Re: Ketuhanan Dalam Agama Buddha

Post by co_ols on Mon May 18, 2009 2:07 am

Dalam Anguttara Nikaya, Sang Buddha menjelaskan bahwa ada tiga pandangan berbeda yang dianut masyarakat luas.

Salah satu diantaranya adalah pandangan bahwa baik penderitaan maupun kebahagiaan berasal semata-mata dari seorang Tuhan Pencipta.
Menurut pandangan ini, kita tidak lebih dari hasil karya seorang Tuhan Pencipta, maka seluruh nasib dan takdir kita bergantung mutlak pada kehendakNya yang absolute.
Dalam pandangan ini, manusia dapat dikatakan tidak memiliki sedikitpun kebebasan untuk menentukan (memperbaiki) nasib dan takdirnya sendiri. Atau dengan kata lain manusia harus selalu pasrah dalam menerima semua cobaannya.

Terhadap pandangan ini, Sakyamuni Buddha mengatakan,
Jadi, karena diciptakan oleh seorang Tuhan Yang Maha Tinggi, maka manusia akan menjadi pembunuh, pencuri, penjahat, pembohong, pemfitnah, penghina, pembual, pencemburu, pemarah, pendendam, dan orang yang keras kepala".

Oleh sebab itu, bagi mereka yang berpandangan segala sesuatu adalah ciptaan seorang Tuhan, maka mereka tidak akan lagi mempunyai keinginan, ikhtiar ataupun keperluan untuk melakukan suatu perbuatan ataupun untuk menghindar dari perbuatan lain.” (Majjhima Nikaya ii, Sutta No.101)

.

co_ols
Admin
Admin

Male Sagittarius Jumlah posting : 1554
Points : 3046
Join date : 31.03.09
Lokasi : JAPAN ( JAkarta PANas )

Re: Ketuhanan Dalam Agama Buddha

Post by co_ols on Mon May 18, 2009 2:07 am

Dalam Devadaha Sutta, Sang Buddha mengatakan,
O para bhikkhu, bila semua mahluk hidup mengalami susah dan senang semata-mata atas kehendak seorang Tuhan Pencipta, maka dapat dipastikan para pertapa yang tak berpakaian ini telah pula diciptakan oleh seorang Tuhan yang keji/kejam, karena mereka mengalami penderitaan yang luar biasa.”

Untuk hal yang sama dapat kita gambarkan, ketika kita melihat ada seorang terlahir dengan tubuh cacat tangan dan kakinya dan terlahir dikeluarga miskin yang menderita penyakit kulit yang sering dihina orang, maka ia telah pula diciptakan oleh seorang Tuhan yang keji/kejam karena orang tersebut mengalami penderitaan yang luar biasa.

co_ols
Admin
Admin

Male Sagittarius Jumlah posting : 1554
Points : 3046
Join date : 31.03.09
Lokasi : JAPAN ( JAkarta PANas )

Re: Ketuhanan Dalam Agama Buddha

Post by co_ols on Mon May 18, 2009 2:11 am

Dalam Bhuridatta Jataka (no.543), Sang Bodhisatta dalam satu kisah kehidupan lampau Siddharta Gautama mempertanyakan apakah ada rasa keadilan yang dapat diberikan Tuhan pencipta tersebut di atas.

Katanya, “Bila Sang Pencipta seluruh dunia dan mahluk hidup di dalamnya ini yang disebut Tuhan, benar-benar adalah Tuhan, mengapa ia mendatangkan penderitaan bukan kedamaian?
Mengapa terjadi bencana?
Mengapa terjadi penipuan, kebohongan, dan kebodohan (kejahatan)?
Dan mengapa ia menciptakan ketidak adilan?"

"Bila Sang Pencipta seluruh dunia dan mahluk hidup didalamnya ini, yang disebut Tuhan, benar-benar adalah Tuhan, maka ia adalah Raja Kejahatan, karena walaupun ia tahu apa yang benar, ia membiarkan yang salah terjadi!”

co_ols
Admin
Admin

Male Sagittarius Jumlah posting : 1554
Points : 3046
Join date : 31.03.09
Lokasi : JAPAN ( JAkarta PANas )

Re: Ketuhanan Dalam Agama Buddha

Post by co_ols on Mon May 18, 2009 2:12 am

Terakhir dalam Mahabodhi Jataka (no.528), setelah menolak semua teori tentang Tuhan Pencipta, mengatakan ,

Bila ada Sang Maha Kuasa yang dapat mendatangkan bagi setiap mahluk ciptaanya kebahagiaan atau penderitaan, perbuatan baik maupun jahat, maka yang maha kuasa itu diliputi dosa, sedangkan manusia hanya menjalankan perintahnya saja.

.

co_ols
Admin
Admin

Male Sagittarius Jumlah posting : 1554
Points : 3046
Join date : 31.03.09
Lokasi : JAPAN ( JAkarta PANas )

Re: Ketuhanan Dalam Agama Buddha

Post by co_ols on Mon May 18, 2009 2:13 am

Agama Buddha tidak mengakui keberadaan seorang Tuhan yang bertempat tinggal jauh di atas sana dan yang kadang-kadang mencampuri urusan manusia bila keinginannya untuk itu muncul.

Penggambaran mengenai Tuhan yang maha tinggi ini sangatlah ofensif sifatnya. Umat budhis tidak bisa melihat kebenaran apapun dalam hipotesa-hipotesa seperti ini:

bahwa terdapat Tuhan yang menciptakan alam semesta, dari yang tidak ada menjadi ada, dan ia kemudian menghadirkan sepasang manusia untuk tinggal di dalamnya.
Bahwa dikarenakan kedua manusia tersebut melakukan kejahatan (yang sebenarnya bisa saja dibatalkan/dimaafkan oleh sang pencipta itu sendiri kalau ia menghendakinya), mereka lalu dikutuk selama-lamanya, dan setelah itu karena sang pencipta merasa iba/kasihan pada manusia2 yang telah dikutuknya, ataupun karena ia sendiri merasa sangat menyesal atas tindakannya yang tergesa-gesa itu, maka ia mengutus anaknya yang tunggal demi menyelamatkan umat manusia dari penderitaan universal
”.
.

co_ols
Admin
Admin

Male Sagittarius Jumlah posting : 1554
Points : 3046
Join date : 31.03.09
Lokasi : JAPAN ( JAkarta PANas )

Re: Ketuhanan Dalam Agama Buddha

Post by co_ols on Mon May 18, 2009 2:16 am

Adi Buddha (Tuhan Yang Maha Esa) tidaklah memiliki sifat-sifat ataupun atribut yang biasanya dilekatkan pada Tuhan Pencipta/God Creator. Adi Budha tidak memiliki sifat-sifat mengutuk, membenci, menjatuhkan azab/ menghukum manusia.

Di masyarakat luas ada pandangan yang percaya bahwa Tuhan itu maha pengampun, tapi anehnya mereka juga sangat percaya bahwa Tuhan dapat mengutuk dan menjatuhkan azab/ hukuman bagi manusia. Dimana letak kekonsistenannya, disatu sisi mereka meyakini Tuhan itu maha pengampun tapi disisi lainnya memiliki sifat membenci yg justru bertolak belakang. Bagaimana mungkin Tuhan yg disebut maha pengasih dan maha penyayang dapat dengan tega menyiksa dan membuat manusia menderita?

Adi Budha hanya memiliki 4 sifat ketuhanan, yaitu: Metta, Karuna, Mudita, dan Upekkha (cinta kasih, belas kasih, simpati, dan keseimbangan bathin). Karena itu Tuhan yang memiliki sifat yang bertentangan dengan ke 4 sifat mulia tersebut sesungguhnya bukanlah Tuhan yang Maha Esa.
Tuhan adalah Tuhan, bukan hakim, juga bukanlah raja, yang dengan sekehendak hatinya menghukum dan menghakimi manusia.

Adi Buddha (Tuhan YME) tidak pernah mengutus seseorang, juga tidak pernah mencampuri urusan duniawi apalagi urusan manusia, sebab semuanya telah tertata rapi dengan adanya hukum Tuhan (hukum kesunyataan mulia, hukum sebab dan akibat yang saling bergantungan, hukum karma) yang telah ada jauh sebelum manusia ada.

.

co_ols
Admin
Admin

Male Sagittarius Jumlah posting : 1554
Points : 3046
Join date : 31.03.09
Lokasi : JAPAN ( JAkarta PANas )

Re: Ketuhanan Dalam Agama Buddha

Post by co_ols on Mon May 18, 2009 2:16 am

Munculnya tafsiran mengenai adanya sebuah kuasa mutlak (kerajaan abadi) yang ditakutkan yang akan membawa malapetaka pada alam semesta dan oleh sebab itu wajib untuk ditakuti, disembah dan lain-lain. Semua itu dalam perspektif ajaran Buddha, hanya permainan pikiran manusia yang belum ‘tercerahkan’.

Penolakan agama Buddha mengenai Tuhan Pencipta telah ditegaskan oleh sang Buddha sendiri. Ketika itu konsepsi Tuhan Pencipta yang telah luas dianut dalam lingkungan penganut agama Brahmana secara tegas sekali ditolak oleh Buddha Sakyamuni sebagai tidak valid.

Menurut agama Buddha, teori penciptaan tidaklah masuk akal. Penciptaan haruslah diawali oleh sebuah keinginan atau hasrat, sedangkan keinginan atau hasrat itu hanya dimiliki oleh mahluk yang memiliki ego dan pikiran seperti yang dimiliki manusia.

Adi Buddha tidaklah memiliki ego ataupun pikiran tersebut (karena ia semata-mata sunya atau kosong) dan oleh sebab itu, Ia tidak mungkin memikirkan, merencanakan, dan apalagi menciptakan. Adi Buddha (Tuhan YME) tidak menciptakan melainkan memancarkan. Ia memancarkan sesuatu di dalam diriNya.

co_ols
Admin
Admin

Male Sagittarius Jumlah posting : 1554
Points : 3046
Join date : 31.03.09
Lokasi : JAPAN ( JAkarta PANas )

Re: Ketuhanan Dalam Agama Buddha

Post by co_ols on Mon May 18, 2009 2:17 am

Untuk sebuah ilustrasi sederhana, bila diumpamakan Adi Buddha itu sebagai senter yang memancarkan seberkas cahaya dari dalam dirinya sendiri. Cahaya yang keluar itu disebabkan oleh bertemunya berbagai unsur dan elemen. Oleh karena itu, agak aneh rasanya bila senter tersebut dikatakan ‘menciptakan’ cahaya tersebut.

Dalam perspektif yang sama Adi Buddha (Tuhan YME) tidak dapat dikatakan mencipta, tetapi memancarkan. Secara logika, manusia tidaklah tercipta dengan seketika dari satu zat atau bahan yang tunggal saja, tapi melalui sebuah proses ‘kimiawi’ yang rumit, dan tidak seketika.

Tidak ada sesuatu apapun yang dapat tercipta secara individual ataupun satu demi satu. Semua yang ada di semesta ini baik yang bersifat kebendaan maupun pikiran, muncul secara bersamaan, semuanya saling bergantung satu sama lain, saling pengaruh mempengaruhi.
.

co_ols
Admin
Admin

Male Sagittarius Jumlah posting : 1554
Points : 3046
Join date : 31.03.09
Lokasi : JAPAN ( JAkarta PANas )

Re: Ketuhanan Dalam Agama Buddha

Post by co_ols on Mon May 18, 2009 2:21 am

Teori bahwa manusia diciptakan Tuhan dari tanah tidak dapat dibuktikan kebenarannya. Dalam ilmu pengetahuan, tubuh manusia 70% terdiri dari air (cairan tersebut terdiri dari berbagai macam zat atau unsur).

Contoh nyata, seorang Pelaut menghabiskan waktunya berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun di lautan tanpa tanah, mungkinkah manusia hidup tanpa air?
Seorang astronot meninggalkan bumi/tanah selama bertahun-tahun di angkasa, tapi ia tidak mungkin dapat meninggalkan air.

Manusia terbentuk dari bertemunya sel telur ibu dan sel sperma ayah yg keduanya adalah cairan. Bahkan setelah manusia mati kemudian tubuhnya akan hancur menjadi daging membusuk yg menjijikan yg juga merupakan cairan.
Tentunya akan lebih tepat bila dikatakan manusia tercipta dari air, lalu mengapa dikatakan manusia itu diciptakan Tuhan dari tanah?

Tuhan tidak menciptakan sesuatu, tetapi menyatu dengan segala sesuatu, karena Ia bukanlah entitas yang berwujud melainkan sunyata (kosong), maka Ia dapat berada dimana saja, kapan saja, tanpa halangan. Oleh sebab itu, Ia ada dimana-mana.


Like a Star @ heaven Like a Star @ heaven Like a Star @ heaven Like a Star @ heaven Like a Star @ heaven

disusun oleh: Irwan Mulia Cahyadi, S.Kom <co_ols> iwan

Dikutip, diringkas dan dianalisa dari buku “Ketuhanan Dalam Agama Buddha, Sebuah Pembicaraan awal”,
Penerbit Dian Dharma, Penulis Upasaka Saccako.

sumber lain:
Arrow http://id.wikipedia.org/wiki/Tuhan_dalam_agama_Buddha
Arrow http://id.wikipedia.org/wiki/Agama_Buddha#Konsep_Ketuhanan


Like a Star @ heaven

co_ols
Admin
Admin

Male Sagittarius Jumlah posting : 1554
Points : 3046
Join date : 31.03.09
Lokasi : JAPAN ( JAkarta PANas )

FAQ

Post by co_ols on Mon May 18, 2009 2:28 am

Like a Star @ heaven Frequently Asked Questions Like a Star @ heaven


Q: Bagaimana kita mengetahui Tuhan itu ada?
A: Untuk dapat memahami Adi Buddha (Tuhan yang Maha Esa) tidaklah mudah, hanya para Buddha dan mahluk-mahluk suci yang telah mencapai pencerahan yang bisa memahaminya.
Tuhan tidak dapat dilihat, tidak dapat didengar, tidak dapat diraba, namun karena semua mahluk memiliki benih kebuddhaan, maka Tuhan ada dihati semua mahluk.
Bila kita telah mengenal ke 4 sifat mulia Tuhan dengan baik dan memupuknya ke dalam hati kita serta kita mau mengikis kekotoran batin (seperti: keserakahan, kemarahan, kebencian/mendendam, kecemburuan/iri hati, kebodohan/kesombongan/ke-aku-an, kemelekatan) maka, meskipun kita belum menyadari, belum merasakan dan belum memahami Tuhan namun sesungguhnya kita telah mengenal Tuhan.


Q: Bila Tuhan Yang Maha Esa disebut Adi Buddha, apakah para Buddha juga Tuhan?
A: Segala sesuatu (semua mahluk) terpancar (berasal) dariNya dan akan kembali padaNya.
Para Buddha bukanlah Tuhan, tapi telah menyatu dengan Tuhan.


Like a Star @ heaven Like a Star @ heaven Like a Star @ heaven Like a Star @ heaven Like a Star @ heaven

Vajra Mudra
1st Grade
1st Grade

Jumlah posting : 7
Points : 27
Join date : 26.08.09

Re: Ketuhanan Dalam Agama Buddha

Post by Vajra Mudra on Tue Sep 08, 2009 1:50 am

nice post sdr co_ols

Johanes
5th Grade
5th Grade

Male Cancer Cat
Jumlah posting : 209
Points : 516
Join date : 13.06.09
Age : 41
Lokasi : Jakarta

Re: Ketuhanan Dalam Agama Buddha

Post by Johanes on Sun Sep 13, 2009 8:13 am

Makin menambah keyakinan saya dalam beragama Buddha, thanks cools

Bhaga
1st Grade
1st Grade

Jumlah posting : 9
Points : 25
Join date : 08.05.10

Re: Ketuhanan Dalam Agama Buddha

Post by Bhaga on Sat May 08, 2010 5:20 pm

co_ols wrote:Ketuhanan Yang Maha Esa dalam agama Buddha berdasarkan penuturan Buddha Sakyamuni yang terdapat dalam Sutta Pitaka, Udana VIII:3

Atthi Ajatam Ahutam Akatam Asamkhatam”, yang artinya ‘Suatu yang tidak dilahirkan, tidak dijelmakan, dan yang tidak diciptakan, suatu yg mutlak'.

Ketuhanan Yang Maha Esa dalam agama Buddha sering disebut Adi Buddha, Ia adalah asal usul dari batin universal (Universal Mind) yang ada dengan sendirinya dan yang tak berasal muasal.

Adi Buddha adalah Tuhan Yang Maha Esa, bukan Tuhan sang Pencipta (God Creator), juga bukan Tuhan dengan berbagai macam atribut yang menyertainya.

Saya sudah membaca Udana VIII:3 study , dan judul Suttanya adalah Nibbana Sutta. Sama sekali tidak membahas mengenai tuhan atau mengenai sebab utama atau asal usul. Sutta itu baik dari Udana VIII: 1-4 adalah mengenai Nibbana.

Kata tuhan merupakan bahasa Melayu yang bersal dari kata tuan, dalam bahasa Inggris adalah lord, dalam bahasa sanskerta disebut isvara, dalam bahasa Pali dsebut issara.

Kata "tuhan" dengan kata 'ketuhanan" memiliki arti yang berbeda loh . Very Happy

efendi
New Member
New Member

Male Cancer Goat
Jumlah posting : 1
Points : 3
Join date : 20.06.10
Age : 49
Lokasi : Karawang,Jawa barat

Re: Ketuhanan Dalam Agama Buddha

Post by efendi on Sun Jun 20, 2010 1:11 pm

setelah ditelaah apakah berarti Tuhan YME adalah ENERGI yang ada dijagat raya ini

co_ols
Admin
Admin

Male Sagittarius Jumlah posting : 1554
Points : 3046
Join date : 31.03.09
Lokasi : JAPAN ( JAkarta PANas )

Re: Ketuhanan Dalam Agama Buddha

Post by co_ols on Fri Jun 25, 2010 3:20 pm

memang sulit untuk mencari definisi yg tepat dari kata tuhan, saya sudah cari di google namun tidak ada yg bisa mendefenisikannya dengan tepat, tidak ada satupun yg bisa memberikan jawabn yg memuaskan, masing2 orang dan masing2 agama mendefenisikan kata Tuhan hanya berdasarkan persepsinya masing2, sedangkan berdasarkan sejarah kata kata Tuhan itu hanya dikenal di Indonesia yg pada awalnya adalan Tuan yg artinya majikan.

Lalu muncul pula pendapat yg membedakan Tuhan dengan Ketuhanan dimana ke dan an mendefiniskan kata sifat, namun bila kata ketuhanan melambangkan kata sifat itu berarti dasar kata tuhan adalah benda kalau sudah begitu apakah berarti tuhan itu adalah benda, jadi memang merepotkan untuk bisa mendefinisikan kata Tuhan.


Bhaga wrote:
Kata tuhan merupakan bahasa Melayu yang bersal dari kata tuan, dalam bahasa Inggris adalah lord, dalam bahasa sanskerta disebut isvara, dalam bahasa Pali dsebut issara.
kamu keliru, lord artinya bangsawan atau raja

tuhan dalam bahasa inggris disebut GOD, memiliki arti yg sama dewa, dengan demikian bagi orang inggris dan amerika dewa dan tuhan itu sama

Sponsored content

Re: Ketuhanan Dalam Agama Buddha

Post by Sponsored content Today at 3:22 am


    Waktu sekarang Mon Dec 05, 2016 3:22 am