Dharma Discussion Forum

please join us
Dharma Discussion Forum

Forum Buddhis Indonesia


Melafal menuju ke pemahaman

Share

hello_kitty2306
Special Moderator
Special Moderator

Female Cancer Snake
Jumlah posting : 147
Points : 356
Join date : 22.07.09
Age : 27
Lokasi : Tg Balai Karimun

Melafal menuju ke pemahaman

Post by hello_kitty2306 on Mon Jul 27, 2009 1:33 pm

Ini kutipan dari forum tetangga

Di bawah ini adalah artikel yang bagus buat perenungan.. ..artikel ini di tulis oleh Romo Cunda...
Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita...

@Romo Cunda...Anumodana atas artikelnya.. .


Pada suatu temu wicara `Ki Senar Selo' bertanya kembali kepada mereka yang rajin melafalkan kembali `Sutra Hati' secara berulang-ulang: "apakah yang kamu maksud dengan `badan jasmani adalah kosong', begitu juga dengan; "perasaan, persepsi, corak batin dan kesadaran adalah kosong'?"

Seorang peserta menjawab "Kosong dari `aku dan milikku' guru"

Sambil senyum `Ki Senar Selo' bangkit menghampiri anak muda lalu mencubit tangannya, anak muda itu menjerit: "Aduh!".
Dengan muka masam kemerahan menahan jengkel lalu dia bertanya: "Mengapa guru mencubit tangan saya".

Sambil senyum `Ki Senar Selo' kembali ke tempat duduknya, setelah duduk kemudian dia menghirup tehnya lalu berkata: "Siapakah yang tadi menjerit aduh, siapa yang merasa jengkel dan tangan siapa yang aku cubit?"
Anak muda tadi menjawab dengan bingung: "Yang menjerit adalah aku karena tanganku merasa sakit dicubit guru".

`Ki Senar Selo' terlihat serius dan berkata: "Apabila kamu sudah tahu semua itu, mengapa masih kamu berpikir gak ada `aku dan milikku', kita belum mampu mengalami secara batin semua fenomena yang terjadi secara apa adanya, kita masih terikat pada konsep `aku dan milikku', oleh karena itu lepaskan batin dari kerterikatan pada konsep tersebut sehingga kita tidak akan terjebak pada pendapat yang menjurus hanya pada percekcokan dan perdebatan belaka, kita seharusnya memahami dengan jelas melalui kebijaksanaan bukan dengan mata lahir maupun melalui pemahaman nalar belaka."

"Ingatlah seorang 'Insan Pencerahan' pun memahami hal itu melalui meditasi akan `Kesempurnaan Kebijaksanaan' yang mendalam, bukan cuma `melafal' atau `berdebat', sekarang kalian hendaknya segera berlatih meditasi tanpa kata-kata".

Mendengar penjelasan `Ki Senar Selo' salah seorang dari mereka malah berpendapat jangan-jangan `Ki Senar Selo' adalah seorang penganut pandangan adanya 'aku dan milikku', cuma saja dia tidak berani mengungkapkan keraguan hatinya.

Semoga tercerahkan

    Waktu sekarang Mon Dec 05, 2016 3:21 am