Dharma Discussion Forum

please join us
Dharma Discussion Forum

Forum Buddhis Indonesia


Tindakan Bodoh yang di sengaja

Share

hariyono
3rd Grade
3rd Grade

Male Jumlah posting : 85
Points : 4284
Join date : 04.06.09

Tindakan Bodoh yang di sengaja

Post by hariyono on Mon Jul 13, 2009 5:07 pm

Tindakan bodoh yang disengaja

Jangan perna membiarkan uang memanipulasi dirimu .
Pakailah uang dengan bijaksana dan berani menahannya untuk memanfaatan jangka panjang .

Dalam masyrakat yang materialistis uang adalah simbol kesuksesan dan kebanggan .
Namun ,tidaklah demikian di masa lalu .

Pada saat itu , pendidikan sangat penting dan uang dianggap kebutuhan yang tidak perlu .

Masyarakat Cina umumnya dibagi ke dalam empat kategori ; Kaum intelek , petani , pekerja , dan pedagang .

Tujuan dari kelas pendidikan adalah berhasil melewati tiga ujian nasioanal yang sangat kompetetif untuk akhirnya menjadi pejabat pemerintah .

Sementara bagi pedagang ,yang sebagian besar adalah pedagang kecil keliling , harapannya jauh berbeda . Pedagang berada dibawa jenjang sosial ,bahkan bagi mereka yang memiliki banyak uang sekalipun .
Hukum mereka mengenahkan beberapa jenis barang tertentu ,warna warna topi ,sepatu dan batu permata .
Bahkan meskipun makmur , mereka tidak dengan sunggu sunggu dihormati oleh tingkat tingkat masyarakat lainnya .
Ibu kota Peking , pada ahkir abad ke enam belas , seorang pedagang kaya bermaksud memindahkan keluarganya ke sebuah daerah terhormat di kota itu .
Dimana para pejabat tingkat tinggal .
seorang broker perumahan menawarkan sebuah rumah mewah kepadanya .
Pemilik rumah memasang harga 700 ons perak . Setelah melihat lihat sekilas , pedagang itu , yang merasa puas , berjanji untuk memberi si penjual 1000 ons perak esok hari nya .

"Paman , mengapa bertidak bodoh ! " salah satu keponakannya bertanya , setelah mendengar pertanyaan itu, " Paman dapat mempunyai rumah itu dengan harga yang sebenarnya . Mengapa membuang percuma 300 ons perak lagi ?"

Memasuki Lingkungan baru
Pedagang tua itu tertawa ,"Kamu sama sekali tidak mengerti cara bisnis , keponakan ku . Dalam semua urusan bisnis , kamu harus tahu apa yang akan terjadi , berani dan ber murah hati . Peraturan yang pertama adalah memenuhi tujuanmu dengan segala cara . Biayanya sendiri merupakan soal kedua . Tujuamkau adalah memasuki lingkungan itu > Situasi dan kondisi sekeliling jauh lebih penting dibandingkan dengan rumah itu sendiri .
Penerimaan para tetangga di sana jauh lebih penting bagi masa depan keluarga " katanya

" Dengan uang itu aku membeli gengsi dan pengakuan tetangga kelas tinggi kita .
Pemiliknya , seorang pejabat pemerintah tingkat tinggi , dapat menjualnya kepada orang lain dari kelas sosial yang sama .
Mengapa memilih aku , seorang pedagang kaya yang berkelas rendah ini ?
Jika aku membelinya seharga 700 ons perak , Aku akan mengundang masalah yang akan habis habis nya . Tetangga lain yang Arogan akan memusuhi kita . Sesudah kita pindah kesana , mereka mengeluh , memprotes dan mengucilkan kita . Dengan tambahan 300 ons perak Aku lebih dari lain nya memuaskan pemilik , yang akan berbicara yang baik baik mengenai kita kepada para tetangga baru kita "

Ia berhenti sejenak kemudian melanjutkan , " Masalahnya adalah aku akan tinggal disana selama beberapa generasi lagi . Untuk menjamin ketentraman jangka panjang adalah jauh lebih penting di bandingkan tambahan uang itu , yang nantinya akan terhapus oleh inflasi yang akan datang .
Keponakanku , Jadilah bijaksana dan berwawasan luas " .


Hikmah kebijakan

Untuk menjadi pelaku bisnis yang berhasil ,
Kita harus belajar dengan menguasai uang .
Ini dilakukan untuk kepentingan masah mendatang ,
Dan kita tidak perlu pelit untuk INVESTASI

Johanes
5th Grade
5th Grade

Male Cancer Cat
Jumlah posting : 209
Points : 516
Join date : 13.06.09
Age : 41
Lokasi : Jakarta

Re: Tindakan Bodoh yang di sengaja

Post by Johanes on Mon Jul 13, 2009 10:10 pm

taktik dan strategi bisnis yang mantap, om har memang pebisnis ulung hehehe....

    Waktu sekarang Thu Dec 08, 2016 9:06 pm